Senin, 21 Desember 2009



TANAMAN BUAH DI DALAM POT DAN SENI TAMAN

Sebagai konsultan arsitekturnya : Raden Adi Prawira


Taman minimalis dalam rumah memiliki karakter yang sederhana dan efisien dalam pemanfaatan lahan yang tidak terlalu luas. Taman mampu menjadikan terapi kesehatan dalam mengisi kejenuhan pada rutinitas sehari-hari. Taman yang dapat memberikan hasil positif dan senantiasa berubah, sehingga kebosanan pada rutinitas kerja akan terobati. Taman minimalis mampu juga menjadi bisnis dari suatu hobby yang berkembang positif dan cukup menyenangkan juga mengasyikan.

Tanaman yang menghasilkan namun tetap indah di lihat dalam taman minimalis :

Tanaman hias dalam pot :

Cabe rawit dalam pot, jenis cabe rawit, cabe rawit putih, cabe rawit hijau, cabe rawit kecil, dan cabe rawit hias.

Terong dalam pot, jenis terong, terong ungu, terong asam berwarna kuning, dan terong putih.

Jeruk dalam pot, jenis jeruk dalam pot, jeruk limau, jeruk purut, dan jeruk buah kecil.

Jambu dalam pot, jenis jambu, jambu biji putih, jambu biji merah, jambu air, dan jambu hias kecil.

Mangga dalam pot, segala jenis mangga.

Belimbing, jenis belimbing, belimbing buah, belimbing sayur, dan ceremai.

Sawo, kedondong, apel.

Kita dapat mendasari taman dengan rumput jepang, dan tepi taman dapat diberikan jenis tanaman iris, bromelia, dan drasena.

Tanaman buah dalam pot dapat dipindahkan sesuai keinginan kita. Tanaman buah dalam pot bisa diletakkan disisi kanan dan kiri jalanan taman.

Tanaman buah dalam pot bisa juga diletakkan di ujung teras rumah atau di ujung halaman di luar rumah.

Tanaman buah dalam pot bisa diletakkan di dalam rumah, di ujung ruang tamu dan di ujung ruang makan, untuk menambah kesejukkan dan keasrian rumah minimalis.


 
Perawatan tanaman buah dalam pot :

Campuran tanah, pasir/sekam, dan pupuk kandang, ( 1 : 1 : 1 ).

Pemupukan dan penyiraman, awal pemupukan adalah Nitrogen, untuk merangsang pertumbuhan daun, batang, dan pembentukan akar ( pupuk ZA), Fosfor, untuk merangsang pembentukan bunga, buah, dan merangsang perangsangan akar muda, Kalium, untuk pembentukan bunga ,buah, dan menguatkan tanaman, pupuk yang diberikan saat tanaman produktif (pupuk NPK).

Pemetikan hasil buah dan pemangkasan batang, dan cabang, agar dapat bertunas dan berbuah kembali, untuk cabe, terong, dan jenis tanaman perdu/rendah kalau sudah beberapa kali panen harus dibibit dari awal, agar berbuah maksimal dan keindahannya terjaga.

Penanggulangan hama dan penyakit, kalau penyebabnya belalang, lalat buah, ulat, maka bisa di semprotkan insektisida, kalau disebabkan oleh jamur, seperti bercak daun, busuk buah, dapat disemprotkan fungisida, atau cukupkan pencahayaan matahari agar terjaga kelembaban tanamannya.

Jadikanlah taman minimalis kita indah dipandang dan menghasilkan tanaman yang bermanfaat secara ekonomis. 



Selasa, 08 Desember 2009





KOLAM IKAN, SENI TAMAN, HOBBY, DAN BISNIS





Kolam yang dibuat untuk seni taman maka fungsi dari kolam ini hanya untuk kolam pembesaran, berfungsi hanya untuk membesarkan bibit ikan.


Jenis kolam :


Kolam tanah adalah kolam tanpa di semen dinding dan dasarnya, sebelum dimasukkan bibit ikan dasar kolam digenangi air agar menjadi lumpur yang akan menjadikan makanan alami ikan dan menghilangkan efek logam pada tanah yang menyebabkan ikan keracunan. Padatkan kolam hingga kolam turun 10% dari keadaan semula, ratakan dinding dan dasar kolam agar bibit ikan tidak terjebak disela-sela dinding dan lantai kolam.Setelah beberapa hari lumpur terbantuk keringkan kolam, ratakan kembali dinding dan lantai kolam, barulah diisi air dan bibit ikan.


Kolam dengan pematang tembok dan kolam dengan dinding beton adalah kolam yang dindingnya di semen atau di beton, untuk beberapa hari kolam harus direndam air agar menghilangkan efek dari semen dan logam yang merupakan racun untuk bibit ikan, dan rendaman beberapa hari akan membuat lumpur didasar kolam yang nantinya akan menjadi makanan alami ikan. Setelah beberapa hari di rendam air, kolam dikeringkan dan ratakan lumpur didasar kolam agar nantinya bibit ikan tidak terjebak di sela-sela lantai kolam, barulah kolam diisi air dan bibit ikan.



Meningkatkan produksi kolam :


Memilih jenis kolam yang akan dibuat, lebih sederhana dan tanpa menguras kolam ikan, cukup mengeringkan dan pemupukan kembali setelah panen dan proses pengeringan, disarankan untuk memilih kolam tanah.


Memilih jenis ikan yang hendak dipelihara, agar mudah pemeliharaannya dan tetap indah dinikmati keindahan kolamnya, disarankan memilih ikam nila dan ikan mas.


Pemupukan. Dilakukan saat pengeringan kolam sebelum dimasukkan benih, menggunakan pupuk kandang atau pupuk buatan (Urea, TSP, dan NPK).


Pengapuran. Dilakukan saat pengeringan kolam dan kita ukur pH tanahnya, kalau terlalu asam barulah perlu diadakan pengapuran, sehingga menjaga pertumbuhan plankton yang merupakan makanan alami ikan.


Pengolahan tanah. Diakukan saat perendaman untuk membuat lumpur didasar kolam yang bertujuan menghilangkan efek logam dan semen.


Pemberantasan hama. Dilakukan dengan penyemprotan dengan peptisida disaat kolam dikeringkan, dituba, dan menebarkan biji tembakau.


Pemberian makanan tambahan. Untuk meningkatkan produktivitas kolam, umumnya diberikan makanan tambahan, yaitu : dedak, ampas tahu, bungkil kedelai, sampai pellet dari pabrik.


Untuk menambah keindahan dari kolam ikan yang kita buat, disekitar kolam ditanam rumput jepang dan batuan alam yang warna-warni, sisi-sisi kolam ikan dapat dibuat parit yang ditanami teratai dan lotus.


Kolam ikan bukan hanya bisa untuk dinikmati keindahannya dan mengembangkan hobby, tapi bisa juga menghasilkan ikan yang berpotensi bisnis.

Selasa, 01 Desember 2009

Dinding Dari Batuan Beku Yang Merupakan Anti Gempa
Batuan Beku Sebagai Pendasar Pilar KayuRumah Anti Gempa
Pagar Rumah Dengan Batuan Beku
Lantai Di Luar Rumah Anti Gempa
Lantai Di Dalam Rumah Anti Gempa
TANAMAN PAGAR,LIDAH MERTUA




RUMAH BATU ALAM ANTI GEMPA


Jenis batuan alam yang sering dipergunakan :

Batuan beku terbentuk dari pembekuan lava yang keluar dari muka bumi saat gunung meletus (ekstrusif) dan pembekuan magma yang menerobos keluar bumi (intrusive) banyak untuk jalan raya dan pondasi, sejak nenek moyang kita dipergunakan untuk candi, batuan inilah yang bagus untuk rumah anti gempa sebagai pondasi rumah, sebagai pendasar pilar-pilar rumah, pagar rumah, tahan cuaca berumur hingga ratusan tahun :
Andesit : keras, padat, anti gores, berwarna coklat, hitam, kehijauan.
Basal : keras, padat, berwarna keabuan, abu-abu kehijauan.
Diorit : keras, padat, berwarna keabuan, abu-abu kehijauan.
Gabro : keras, padat, berwarna abu-abu gelap, abu-abu kehijauan.
Granit : keras, padat, anti gores, berwarna putih, merah, coklat, hijau, hitam.
Candi : keras, berpori, berwarna abu-abu gelap, abu-abu kemerahan.

Batuan sedimen batuan yang terbentuk dari proses pengendapan atau sedimentasi lapisan lapisan tanah, batuan ini tidak begitu bagus untuk rumah anti gempa, tapi bisa digunakan untuk penghias taman, penghias pagar rumah, dan patung kolam, sebagai peredam getaran gempa yang kecil :
Limestone terbentuk akibat endapan yang terbentang di dasar lautan : Cikal bakal batuan marmer, berwarna coklat, putih, jenisnya palimanan dan batu paras.
Sandstone terbentuk karena endapan pasir terbawa air dan air : batuan bercorak, jenisnya coklat bercorak urat, coklat ungu bercorak urat.
Tufa terbentuk dari resapan calcite atau kalsium melalui menguapan di mata air atau di goa-goa : jenisnya batu paras telur asin berwarna hijau bermotif, batuan kebumen.
Konglomerat batuan yang terdiri dari batuan kecil yang terbentuk dari proses sedimenasi : Jenis batuan, batu baligreen, batu greengalbo, batu greenkonglo, dan batuan yellowkonglo.

Batuan metamorf batuan yang terbentuk dari perubahan tekanan dan suhu yang tinggi, batuan ini juga bagus untuk rumah anti gempa sebagai pelapis atas dari batuan beku yang dijadikan pondasi dan pendasar rumah anti gempa, dapat digunakan untuk lantai rumah, dan pelapis dinding :
Marmer : marmer berkilau dan mempunyai warna beraneka warna biasa digunakan untuk lantai rumah, karena tidak tahan oleh cuaca.
Templek (slate) : terbentuk dari lempung dan batuan shale, berbentuk lempengan tipis, bergunanya sama dengan batuan marmer, sebagai pelapis dinding, pelapis lantai taman, sebagai peredam gempa kecil.

Struktur batuan alam yang keras padat terutama batuan beku merupakan peredam gempa yang paling baik, apalagi struktur batuan alam yang menyatu dengan tanah tempat berdirinya rumah kita merupakan peredam gempa yang sangat efektif.
Struktur batuan beku yang padat keras menopang lapisan tanah bagian atas yang mempunyai struktur tanah gembur, lunak, sehingga sangat bagus untuk pondasi rumah anti gempa.