Selasa, 01 Desember 2009

TANAMAN PAGAR,LIDAH MERTUA




RUMAH BATU ALAM ANTI GEMPA


Jenis batuan alam yang sering dipergunakan :

Batuan beku terbentuk dari pembekuan lava yang keluar dari muka bumi saat gunung meletus (ekstrusif) dan pembekuan magma yang menerobos keluar bumi (intrusive) banyak untuk jalan raya dan pondasi, sejak nenek moyang kita dipergunakan untuk candi, batuan inilah yang bagus untuk rumah anti gempa sebagai pondasi rumah, sebagai pendasar pilar-pilar rumah, pagar rumah, tahan cuaca berumur hingga ratusan tahun :
Andesit : keras, padat, anti gores, berwarna coklat, hitam, kehijauan.
Basal : keras, padat, berwarna keabuan, abu-abu kehijauan.
Diorit : keras, padat, berwarna keabuan, abu-abu kehijauan.
Gabro : keras, padat, berwarna abu-abu gelap, abu-abu kehijauan.
Granit : keras, padat, anti gores, berwarna putih, merah, coklat, hijau, hitam.
Candi : keras, berpori, berwarna abu-abu gelap, abu-abu kemerahan.

Batuan sedimen batuan yang terbentuk dari proses pengendapan atau sedimentasi lapisan lapisan tanah, batuan ini tidak begitu bagus untuk rumah anti gempa, tapi bisa digunakan untuk penghias taman, penghias pagar rumah, dan patung kolam, sebagai peredam getaran gempa yang kecil :
Limestone terbentuk akibat endapan yang terbentang di dasar lautan : Cikal bakal batuan marmer, berwarna coklat, putih, jenisnya palimanan dan batu paras.
Sandstone terbentuk karena endapan pasir terbawa air dan air : batuan bercorak, jenisnya coklat bercorak urat, coklat ungu bercorak urat.
Tufa terbentuk dari resapan calcite atau kalsium melalui menguapan di mata air atau di goa-goa : jenisnya batu paras telur asin berwarna hijau bermotif, batuan kebumen.
Konglomerat batuan yang terdiri dari batuan kecil yang terbentuk dari proses sedimenasi : Jenis batuan, batu baligreen, batu greengalbo, batu greenkonglo, dan batuan yellowkonglo.

Batuan metamorf batuan yang terbentuk dari perubahan tekanan dan suhu yang tinggi, batuan ini juga bagus untuk rumah anti gempa sebagai pelapis atas dari batuan beku yang dijadikan pondasi dan pendasar rumah anti gempa, dapat digunakan untuk lantai rumah, dan pelapis dinding :
Marmer : marmer berkilau dan mempunyai warna beraneka warna biasa digunakan untuk lantai rumah, karena tidak tahan oleh cuaca.
Templek (slate) : terbentuk dari lempung dan batuan shale, berbentuk lempengan tipis, bergunanya sama dengan batuan marmer, sebagai pelapis dinding, pelapis lantai taman, sebagai peredam gempa kecil.

Struktur batuan alam yang keras padat terutama batuan beku merupakan peredam gempa yang paling baik, apalagi struktur batuan alam yang menyatu dengan tanah tempat berdirinya rumah kita merupakan peredam gempa yang sangat efektif.
Struktur batuan beku yang padat keras menopang lapisan tanah bagian atas yang mempunyai struktur tanah gembur, lunak, sehingga sangat bagus untuk pondasi rumah anti gempa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar