Sebagai konsultan arsitekturnya : Raden Adi Prawira
Taman minimalis dalam rumah memiliki karakter yang sederhana dan efisien dalam pemanfaatan lahan yang tidak terlalu luas. Taman mampu menjadikan terapi kesehatan dalam mengisi kejenuhan pada rutinitas sehari-hari. Taman yang dapat memberikan hasil positif dan senantiasa berubah, sehingga kebosanan pada rutinitas kerja akan terobati. Taman minimalis mampu juga menjadi bisnis dari suatu hobby yang berkembang positif dan cukup menyenangkan juga mengasyikan.
Tanaman yang menghasilkan namun tetap indah di lihat dalam taman minimalis :
Tanaman hias dalam pot :
Cabe rawit dalam pot, jenis cabe rawit, cabe rawit putih, cabe rawit hijau, cabe rawit kecil, dan cabe rawit hias.
Terong dalam pot, jenis terong, terong ungu, terong asam berwarna kuning, dan terong putih.
Jeruk dalam pot, jenis jeruk dalam pot, jeruk limau, jeruk purut, dan jeruk buah kecil.
Jambu dalam pot, jenis jambu, jambu biji putih, jambu biji merah, jambu air, dan jambu hias kecil.
Mangga dalam pot, segala jenis mangga.
Belimbing, jenis belimbing, belimbing buah, belimbing sayur, dan ceremai.
Sawo, kedondong, apel.
Kita dapat mendasari taman dengan rumput jepang, dan tepi taman dapat diberikan jenis tanaman iris, bromelia, dan drasena.
Tanaman buah dalam pot dapat dipindahkan sesuai keinginan kita. Tanaman buah dalam pot bisa diletakkan disisi kanan dan kiri jalanan taman.
Tanaman buah dalam pot bisa juga diletakkan di ujung teras rumah atau di ujung halaman di luar rumah.
Tanaman buah dalam pot bisa diletakkan di dalam rumah, di ujung ruang tamu dan di ujung ruang makan, untuk menambah kesejukkan dan keasrian rumah minimalis.
Campuran tanah, pasir/sekam, dan pupuk kandang, ( 1 : 1 : 1 ).
Pemupukan dan penyiraman, awal pemupukan adalah Nitrogen, untuk merangsang pertumbuhan daun, batang, dan pembentukan akar ( pupuk ZA), Fosfor, untuk merangsang pembentukan bunga, buah, dan merangsang perangsangan akar muda, Kalium, untuk pembentukan bunga ,buah, dan menguatkan tanaman, pupuk yang diberikan saat tanaman produktif (pupuk NPK).
Pemetikan hasil buah dan pemangkasan batang, dan cabang, agar dapat bertunas dan berbuah kembali, untuk cabe, terong, dan jenis tanaman perdu/rendah kalau sudah beberapa kali panen harus dibibit dari awal, agar berbuah maksimal dan keindahannya terjaga.
Penanggulangan hama dan penyakit, kalau penyebabnya belalang, lalat buah, ulat, maka bisa di semprotkan insektisida, kalau disebabkan oleh jamur, seperti bercak daun, busuk buah, dapat disemprotkan fungisida, atau cukupkan pencahayaan matahari agar terjaga kelembaban tanamannya.
Jadikanlah taman minimalis kita indah dipandang dan menghasilkan tanaman yang bermanfaat secara ekonomis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar