VENTILASI ALAMI
INTERIOR BANGUNAN,
VENTILASI ALAMI DAN BUATAN, PENCAHAYAAN ALAMI DAN BUATAN,
AKUSTIK ALAMI DAN AKUSTIK BUATAN
Ventilasi Alami
Setiap rumah tinggal seharusnya mempunyai minimal satu ruangan yang nyaman sehingga dapat digunakan untuk beristirahat total, terutama apabila sedang sakit. Bila dimungkinkan, ruang-ruang untuk bersantai danberistirahat, seperti ruang keluarga dan kamar tidur, diletakkan di daerah yang terlindung dari panas matahari sore hari, oleh karena ruangan di atas sebaiknya di letakkan di sisi barat.
Dinding perlu terlindung dari sinar matahari langsung, oleh karena itu pakailah tritisan untuk melindungi dinding, apabila rumah bertingkat sebaiknya rumah tinggal yang berada di lantai atas menggunakan beranda selain gunanya untuk beristirahat, duduk-duduk di lantai atas memandang pemandangan, berguna juga untuk mencegah jatuhnya air hujan di dinding di bawahnya. Beri juga saluran air dan pipa paralon yang dihubungkan sampai di tanah agar tidak terjadi tetesan air dari atas genting kemudian memantulkan tanah dan mengotori dinding. Dihalaman depan sebaiknya diberi tanaman yang teduh, seumpamanya tidak memiliki halaman yang luas bisa menanam tanaman yang agak tinggi dan rimbun daunnya di dalam pot, misalnya pohon beringin dalam pot, atau tanaman buah seperti mangga dalam pot.
Langit-langit diperlukan untuk meresap panas matahari atau bisa juga memantulkan panas matahari, agar ruangan menjadi sejuk, sebaiknya berbahan kayu tipis yang merasap panas atau beton yang memantulkan panas.
Volume ruangan, volume ruangan yang cukup luas dapat menimbulkan suasana kesejukan, seumpamanya memiliki rumah yang tidak terlalu luas maka perlu meng-akali-nya dengan memiliki langit-langit yang tinggi sehingga melancarkan sirkulasi udara dalam ruangan yang sempit .
Usahakan ada tiga lubang pada sisi sisi dinding di berbagai penjuru.Diperbatasan ruangan atau dinding pemisah antar ruangan selain ada pintu harus ada jendela, misalnya ruangan tamu dan ruangan keluarga yang di batasi dinding dan diberi pintu ditambah juga jendela untuk sirkulasi udara. Pintu dapur atau pintu depan harus ada jendela yang memasuk dan mengeluarkan udara dari luar rumah. Lubang di atas langit-langit, misalnya di dapur untuk melancarkan udara atau pemanasan saat memasak. Lubang di bawah, misalnya saluran pembuangan air, agar ruangan tidak lembab.
VENTILASI BUATAN
Pencahayaan Alami
Manusia memerlukan cahaya matahari, dengan ventilasi yang baik selain melancarkan sirkulasi udara dapat juga memberi penerangan yang cukup baik di saat siang hari. Genting kaca di beranda depan rumah, genting kaca di samping rumah, juga genting kaca di beranda belakang rumah agar cahaya maksimal masuk ke dalam rumah, jendela kayu pun di berikan kaca agar ruangan-ruangan di dalam rumah menjadi terang, bisa juga dengan kaca berwarna-warni agar efek pencahayaan ruangan menjadi lebih berwarna indah.
Pencahayaan Buatan
Pada malam hari, tidak terdapat cahaya matahari, hanya cahaya bulan yang tidak cukup terang, oleh karena itu, perlu adanya cahaya lampu, sebaiknya setiap ruangan di berikan lampu neon tidak panas dan cahayanya tidak menyilaukan bila ditatap. Di beranda rumah sebaiknya lampunya lebih terang dan lampu pijar, agar ruangan tamu tak terlihat dari luar rumah dan lampu pijar sedikit berefek mengusir nyamuk dan lalat. Diruang makan atau ruangan keluarga boleh ditambahkan lilin di tempatkan pada kaca kristal, selain mengusir nyamuk juga berfungsi untuk menimbulkan redup dan rasa nyaman. Pada ruangan tidur, sebaiknya pencahayaannya membentuk sudut, atau cahayanya dipantulkan dahulu ke dinding-dinding kamar, agar berkesan redup dan tenang. Ruang kerja, dapur, dan kamar mandi, disarankan jangan memantulkan cahaya kedinding agar tak membuat bayangan jatuh di hadapan kita, disarankan lampu berwarna putih agar tampak jelas, bersih, dan rapi.
Akustik Alami
Penataan bunyi sangat diperhatikan untuk rumah hunian, agar tidak terjadi pemantulan suara, efek dengung pada ruangan, sehingga terjadi bising. Dinding rumah dan genting rumah dengan bahan semen dan batuan diimbangi dengan interior dari kayu untuk meresap suara yang dipantulkan oleh dinding dan langit-langit, atau memvariasikan dinding batu dengan langit-langit kayu untuk meresap bising ruangan. Apabila diruangan keluarga yang volumenya luas dengan langit-langit yang tinggi maka akan terjadi bising, bisa kita akali dengan lantai berlapis kayu atau penambahan karpet. Untuk ruangan kerja, perlu suasana yang lebih menenangkan dan meredam suara, maka dinding-dindingnya bisa dilapisi wallpaper berbahan kayu atau kertas.
Akustik Buatan
Pada awalnya akustik buatan hanya bertujuan untuk memperkeras suara ketika di depan kalayak ramai, baik diluar area gedung atau di dalam gedung yang sangat penuh penonton dan musik. Tapi saat ini akustik buatan berguna sebagai filter suara bising yang mengganggu ambang normal pendengaran manusia. Mikrofon di pasang di sekitar sumber bunyi, misalnya televise dan radio, atau alat-alat audio lainnya, mikrofon akan menangkap suara yang menimbulkan bising dan mengeluarkan suara yang ingin kita dengar dengan sangat indah dan jernih. Pengaturan jarak speaker juga harus diperhatikan, walaupun sudah difilter suara bising, namun kita tetap mengatur jarak dengan sumber bunyi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar